Artist: Felecia Rua
dengar nak
kalau nanti dunia terlalu keras
ingat ayah pernah lebih dulu hancur
tapi tetap berdiri
dengar nak
langkah ini penuh luka
aspal panas jadi saksi cerita
ayah jatuh lebih dari kata lelah
tapi tak pernah pulang membawa menyerah
dengar nak
malam sering tak ramah
perut kosong ditemani resah
tapi bayangan wajahmu yang indah
menyulut api di dada yang hampir punah
kalau dunia ini memukulku jatuh
aku bangkit lebih keras dari peluru
dengar nak
ayah belum kalah
walau hidup mencabik sampai berdarah
ayah lawan badai ayah telan amarah
demi masa depanmu yang lebih megah
dengar nak
kalau ayah tumbang hari ini
itu cuma jeda bukan akhir mimpi
karena selama namamu hidup di hati
ayah takkan pernah benar benar mati
dengar nak
tangan ini mulai retak
memeluk dunia yang makin sesak
tiap peluh jatuh jadi jejak
menuju hidupmu yang lebih layak
dengar nak
ayah bukan siapa siapa
tak punya harta tak punya kuasa
tapi satu hal yang dunia tak bisa
ambil dari cinta ayah padamu selamanya
kalau hidup ini
jurang tak bertepi
ayah lompat asal kau
tak ikut terjatuh nanti
dengar nak
ayah belum kalah
walau hidup mencabik sampai berdarah
ayah lawan badai ayah telan amarah
demi masa depanmu yang lebih megah
dengar nak
kalau ayah tumbang hari ini
itu cuma jeda bukan akhir mimpi
karena selama namamu hidup di hati
ayah takkan pernah benar benar mati
dengar nak
ayah mungkin tak sempat jadi hebat
tapi ayah pastikan kau tak hidup terjerat
kalau harus kutukar umurku habis
akan ayah bayar lunas tanpa menangis
bahkan kalau dunia
menutup semua pintu
ayah akan dobrak langit
hanya untukmu
dengar nak
ayah belum kalah
walau hidup mencabik sampai berdarah
ayah lawan badai ayah telan amarah
demi masa depanmu yang lebih megah
dengar nak
kalau ayah tumbang hari ini
itu cuma jeda bukan akhir mimpi
karena selama namamu hidup di hati
ayah takkan pernah benar benar mati
dengar nak
ayah mungkin tak sempat jadi hebat
tapi ayah pastikan kau tak hidup terjerat
(Fade out)

0 comments:
Post a Comment